Topik | UN

Semoga Konvensi UN Lahirkan Solusi Terbaik dalam Penyelenggaraan UN

Semoga Konvensi UN Lahirkan Solusi Terbaik dalam Penyelenggaraan UN
Konvensi Ujian Nasional (UN) dijadwalkan akan digelar di bulan September oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Konvensi UN diselenggarakan untuk membahas hal-hal yang masih menjadi perdebatan dalam penyelenggaraan UN, dan bukan memperdebatkan eksistensi UN. Konvensi akan berlangsung pada 26 September mendatang, dengan didahului oleh Pra Konvensi UN di tiga wilayah Indonesia.

“Ini konvensi, kita tidak memperdebatkan eksistensi UN. Tapi bagaimana kita mencari solusi yang terbaik dalam penyelenggaraannya, sehingga UN bisa menjadi alat ukur yang bisa diterima dan dipercaya masyarakat,” jelas Kepala Pusat Penelitian Kebijakan Balitbang Kemdikbud, Dr. Bambang Indriyanto, dalam Program Coffee Break di tvOne, Selasa, (17/9).

Bambang menjelaskan, Kemdikbud akan mengundang semua lapisan masyarakat yang menjadi stakeholder atau pemangku kepentingan di dunia pendidikan, seperti guru, pengamat pendidikan, dan akademisi. “Kita akan melihat peserta harus mewakili kepentingan masyarakat, bukan individu. Karena keberadaan Kemdikbud bukan melayani individu, tapi kumpulan individu yang merupakan refleksi masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Sebelum Konvensi UN berlangsung pada 26 September mendatang, Kemdikbud akan menyelenggarakan Pra Konvensi UN di tiga wilayah Indonesia. Di wilayah tengah Indonesia, Pra Konvensi UN akan diadakan di Denpasar, Bali, pada 19-20 September 2013. Sedangkan untuk wilayah barat dan timur akan berlangsung pada waktu yang sama di lokasi yang berbeda, yaitu tanggal 22-23 September 2013, di Medan untuk wilayah barat, dan Makassar wilayah timur.

Bambang mengatakan, Pra Konvensi UN diadakan sebagai salah satu strategi untuk menyiapkan diri di konvensi tingkat nasional. Sehingga dalam Pra Konvensi nanti diharapkan peserta sudah melakukan analisis mengenai kebutuhan masyarakat di daerahnya untuk dibahas ke Konvensi UN di Jakarta. Misalnya mengenai tingkat stress yang dimiliki siswa dalam menghadapi UN. Jika ada yang dikemukakan dalam Pra Konvensi, maka akan dibahas juga dalam Konvensi UN. “Kita (Kemdikbud) tidak akan melakukan pendiktean atau pengarahan, tapi mendengarkan aspirasi,” tegas Bambang.

Semoga sukses, Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber: Kemdikbud

Artikel Terkait

Leave a Reply

Advert

Stats