Peserta SNMPTN di Unila bisa ber-SMS
Bank Soal UN Gratis
Download Soal UN plus pembahasan dibuat oleh para pengajar handal
Kisi-kisi UN 2012
Download Kisi-kisi UN 2012 untuk SD/MI, SMP/MTs, SMK, SMA/MA
Gratis Bank Soal Matematika
Koleksi Lengkap Soal UN, SNMPTN, UMB, Simak UI, UM Undip, SMBB Telkom, UM Undip, UM UPI
Informasi Ujian Nasional 2012
Informasi Ujian Nasional 2012 disertai dengan Latihan Soal UN 2012
Latihan Soal Snmptn 2012
Koleksi Latihan Snmptn 2012 dan Soal-soal Snmptn plus Pembahasan Lengkapnya
Latihan Soal UN 2012
Download Latihan Soal UN 2012 untuk SD/MI,SMP/MTs, SMK, SMA/MA
Bank Soal
Bank Soal UN dan Seleksi PTN Lengkap
Agus seorang peserta tes bidang IPS di Fakultas Hukum mengatakan, panitia tidak seksama memeriksa satu persatu peserta ujian. “Kami masih bisa membalas dan menerima SMS, memang telah diimbau namun tidak terlalu diawasi,” katanya.
Hal senada diungkapkan Dwi lulusan SMA PGRI 2 Pringsewu, “Itu sih pintar-pintar kita saja, mendapat SMS bocoran itu memungkinkan, tapi saya tidak seperti itu sama sekali,” ujar wanita yang memilih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Bahasa Inggris, dan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Jurusan Fisika ini.
Panitia lokal SNMPTN Unila mengaku tidak bisa memeriksa peserta satu per satu, sehingga masih ada yang membawa Hp. Pengawas hanya mengimbau peserta mencabut sim card atau mematikan ponsel. Ketua tim pengawas sektor IPA, Jhon Hendri mengatakan, ia tidak ingin membuat peserta mengalami stres atau tertekan dengan memeriksa fisik mereka seksama satu persatu.
“Kami memaksimalkan 78 pengawas yang memantau 1.280 peserta ujian, sepuluh peserta dijaga satu pengawas,” tuturnya. Menurutnya, apabila terlihat ada yang memainkan Hp akan segera ditindak oleh pengawas yang berkeliling.
Bukan hanya soal larangan membawa Hp yang cukup longgar. Penerapan aturan agar tas diletakkan di depan ruangan juga tidak bisa dilakukan. Menurut Ketua UPT Penelitian Unila ini, berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu, salah satu tas peserta hilang. “Kami tidak menanggung risikonya, kan kasihan juga bila tejadi seperti itu,” ujar John.
Sekertaris pelaksana SNMPTN Kota Bandar Lampung, Habibullah Djimad yang ditemui sore juga mengakui, sulit untuk mentertibkan peserta melepaskan Hp, “Barang ini (Hp) kan sudah lebih dari pasangan, istri atau suami saja tidak setiap saat kita bawa,” kata Habib sembari bercanda. Menurutnya, mengumpulkan Hp di ruang ujian bukan perkara mudah.
Disinggung mengenai jumlah peserta yang tidak ikut ujian, Habib mengaku belum bisa merekap datanya. Sementara adanya bangku kosong belum bisa diketahui penyebabnya, “Banyak faktor, bisa karena membeli dua formulir, pertama IPA kemudian berganti IPS atau IPC sehingga bangku IPA-nya kosong, dapat pula karena tidak hadir, atau tidak mengembalikan formulir,” ujar Habib. Tahun ini, universitas terbesar di Lampung ini, akan menerima sekitar 4.000 an mahasiswa baru. Sedangkan peserta tes diperkirakan mencapai 14.000 orang.
Artikel Terkait
Posted in Snmptn
