Topik | UN 2018, US 2018

Informasi Ujian Nasional Tahun pelajaran 2017/2018

Informasi Ujian Nasional Tahun pelajaran 2017/2018

Ujian Nasional (UN) Tahun pelajaran 2017/2018 akan tetap dilaksanakan pada tahun 2018. Penyelenggaraan UN tahun 2018 akan diselenggarakan dengan beberapa perubahan, diantaranya dalam hal bentuk soal ujian nasional (UN).

Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian Kemendikbud Totok Suprayitno menyatakan bahwa model UN 2018 akan diperbaiki lebih baik dari tahun ini. Kualitas soal UN akan ditingkatkan, lebih ke berpikir kritis (esai). Soal pilihan ganda dikurangi. Essai kemungkinan besar juga bisa dipakai dalam UN, bukan hanya USBN (ujian sekolah berstandar nasional).

Beliau juga menjelaskan, bahwa pada jenjang pendidikan menengah, UN 2017 diikuti oleh 1.312.023 siswa dari 12.501 SMK, serta 2.301.176 siswa dari 20.512 SMA/MA/sederajat. Untuk jenjang SMK, 1,176 juta siswa (90%) dilayani dengan komputer (UNBK), sementara pada jenjang SMA/MA 1,145 juta siswa (60%) dilayani dengan UNBK. Sedangkan sisanya mengikuti ujian berbasis kertas dan pensil.

Nilai Ujian Nasional yang diselenggarakan 2017 turun dari tahun lalu. Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menilai pelaksanaan UN berhasil.

Indikatornya, integritas pelaksanaan Ujian Nasional 2017 meningkat 3,4 poin dari tahun lalu. Hal tersebut terjadi karena sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) meningkat 760%. Kendati demikian, dari total 98.000 satuan pendidikan jenjang SMP/SMA/SMK sederajat yang menyelenggarakan UN, sebanyak 51% sekolah masih menyelenggarakan UN dengan berbasis kertas pensil.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengklaim, UNBK berhasil memetakan kualitas sekolah lebih presisi. Pasalnya, siswa tak mungkin bisa melakukan kecurangan. Menurut dia, sekolah yang tahun lalu berpredikat integritas rendah tetapi siswanya memiliki nilai UN tinggi banyak yang mulai menerapkan UNBK.

“Nilai UN nya jadi menurun. Ya itu dilema memang. Kalau mau jujur ya nilainya jadi terkoreksi turun. Tapi setidaknya siswa tidak lagi melakukan kecurangan. Saya terus mengingatkan kepada kepala sekolah, ajak siswa berbuat jujur walaupun nilainya turun,” ucap Muhadjir dalam acara evaluasi UN 2017, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat, 12 Mei 2017.

Peserta UNBK tahun ini meningkat 400% dengan melibatkan sebanyak 3.731.099 siswa. Total peserta UN sebanyak 7.7 juta siswa. Muhadjir menuturkan, secara teknis, pelaksanaan UN tahun ini tidak mengalami banyak kendala, termasuk kebocoran soal. “Hanya kendala aliran listrik padam dan jaringan internet yang lambat. Tapi tidak sampai membuat UN menjadi hiruk pikuk. Ketimbang tahun lalu, tahun ini jauh lebih lancar,” katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad mengaku keterbatasan infratruktur masih jadi kendala. Ia mengatakan, pada tahun depan pemerintah mengusahakan untuk menggelar 100% UNBK. “Tapi untuk jenjang SMP/SMA/SMK saja. Kalau madrasah dan yang sederajat lainnya itu ada di bawah kewenangan Kementerian Agama,” ujar Hamid.

Pada tahun pelajaran 2017/2018 selain pelaksanaan UN juga akan dilaksanakan juga USBN. Apa perbedaan keduanya? Jika Ujian Nasional (UN) merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan. Soal UN 100% disiapkan oleh Kemendikbud. Serta soal dan pengaturannya berdasarkan pada Kisi-Kisi dan POS UN.

Sedangkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan untuk mata pelajaran tertentu dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar. Soal USBN terdiri dari: 20-25% yang disiapkan oleh Kemendikbud (catatan: untuk mata pelajaran Pendidikan Agama disiapkan oleh Kemenag atau Kementrian Agama) dan 75-80% dari MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Serta soal dan pengaturannya berdasarkan pada Kisi-Kisi dan POS USBN.

Semoga Informasi Ujian Nasional tahun pelajaran 2017/2018 yang kami sampaikan dapat membantu para siswa dan guru dalam menghadapi Ujian Nasional tahun 2018. Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber: Kemdikbud

Artikel Terkait

Leave a Reply

Advert

Stats